Kejari Sanggau Hentikan Kasus KDRT Di Bawah Usia

SANGGAU, majalah-prosekutor.com – Kejaksaan Negeri Sanggau manajemen perkara kekerasan KDRT dalam rumah tangga yang dilakukan oleh tersangka Yosep Dandi (anak) kepada korban Yohanes Gun yang tak lain adalah ayah tersangka.

Kasus ini berawal adanya pemukulan yang dilakukan oleh tersangka yang berada dalam kondisi mabuk, terhadap korban yang terjadi pada hari kamis 27 Agustus 2020 silam di Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau.

Atas pemukulan tereebut korban mengalami luka pada bagian pelipis. Korban selanjutnya membuat laporan ke polsek Bonti dan atas laporan korban selanjutnya dilakukan penyidikan terhadap tersangka.

Tersangka dikenakan Pasal 44 ayat 1 UU No.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam Rumah tangga atau pasal 351 KUHP dan selanjutnya dilakukan penahanan terhadap tersangka.

Seiring berjalannya waktu berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh peneliti karena telah memenuhi syarat formil dan materil.

Selanjutnya pada tanggal 5 Oktober 2020 ditindaklanjuti proses tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti). Dalam proses tahap II tersebut, tersangka didampingi oleh korban dan istri menyampaikan kepada JPU untuk tidak melanjutkan perkara ini ke pengadilan.

Atas permintaan tersebut dan berdasarkan ketentuan Peraturan Kejaksaan No.15 Tahun 2020, JPU mengajukan nota yang terkait penghentian penuntutan dan melakukan ekspose kepada Kajari.

Pada tanggal 6 Oktober 2020 JPU mengundang pihak tersangka, korban, saksi serta tokoh masyarakat untuk dilakukan upaya mediasi dengan tujuan perdamaian.

Dari hasil mediasi tersebut diperoleh kesepakatan damai antara tersangka dan korban tanpa syarat. Selanjutnya administrasi perdamaian antara tersangka dan korban diteruskan ke Kejaksaan Tinggi kalbar untuk mendapatkan persetujuan dan telah disetujui berdasarkan surat No.B-2716 / O.1 ​​Ees.1 / 10/2020 tanggal 12 Oktober 2020.

  • Hari ini tanggal 20 Oktober 2020 Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau telah menerbitkan surat No.1211 / O.1.14 / Eku.1 / 10/2020 tanggal 20 Oktober 2020 tentang penghentian penuntuntutan atas nama Yosep Dandi dan membebaskan tersangka dari tahanan Rutan Polsek bonti untuk kembali berkumpul dengan dua orang orang tuanya. franky-MP6

Leave a Comment