Seluruh Kejaksaan di Indonesia Selenggarakan Sidang Online

JAKARTA –  Akibat pandemi Covid-19 dan atas perintah Jaksa Agung mulai hari ini (Kamis, 26/03/2020) serentak para Jaksa se-Indonesia melaksanakan sidang secara online. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI (Kapuspenkum Kejagung) Hari Setyono dalam keterangannya menjelaskan tentang laporan yang diterima Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum menerima 14 Kejati yang menggelar sidang online. 

Kejati tersebut yaitu Kejati Papua Barat, Riau, Jawa Timur, DKI Jakarta, Yogyakarta, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Aceh, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah, NTT, dan Sulawesi Selatan. Dari Kejati Papua Barat, Kejari Fak-Fak dan Manokwari telah memanfaatkan teknologi dengan melaksanakan sidang online. Lalu dari Riau, ada tujuh Kejari yang berhasil menggelar sidang online. Yaitu Kejari Pelalawan, Dumai, Siak, Rokan Hulu, Bengkalis, Pekanbaru dan Kampar. Lalu dari wilayah Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini Kejari Gunung Kidul dan Bantul dan Wonosari telah melaksanakan sidang online.
“Minggu depan membicarakan kejari Sleman, Yogyakarta, dan Kulonprogo segera mengadakan sidang online,” ujar Masyhudi, Kajati DIY.
Sementara itu di jajaran wilayah Kejati DKI Jakarta seluruh Kejari sudah menggelar sidang online. “Diawali Kejari Jakarta Utara yang sudah sidang mukai Selasa lalu, hari ini Kejari Jakarta Barat, Kejari Jakarta Selatan, Kejari Jakarta, Jakarta Pusat menggelar sidang online,” jelas Wakajati DKI Jakarta, Sarjono Turin. Di Sumatera Selatan baru dua kejari, yaitu Kejari Ogan Ilir dan Kejari Ogan Kemering Ulu (OKU) yang hari ini mengadakan sidang online.
Untuk wilayah Jawa Timur, Kejari Trenggalek baru, Kejari Sidoarjo dan Kejari Malang yang hari ini mengadakan sidang online. “Sisanya ada 33 Kejari yang lain hari ini baru koordinasi dengan Pengadilan, Polres dan Lapas lokal untuk persiapan sidang online minggu depana,” kata Asintel Kejati Jawa Timur Bambang Gunawan.
Dari Kepulauan Riau, Kejari Karimun yang sudah duluan sidang online. Sejak 18 Maret lalu para Jaksa dari Kejari Karimunjawa telah menggunakan kecanggihan teknologi itu. Wilayah lain dari Bengkulu, yaitu Kejari Bengkulu dan Kejari Rejang Lebong. Dari Jawa Tengah baru Kejari Kudus. Lalu di NTT baru Kejari Kupang. Aceh ada dua Kejari yaitu Kejari Aceh Tamiang dan Langsa. Dari Bangka Belitung, disajikan Kejari Belitung dan Kejari Belitung Timur. Sulawesi Selatan Kejari Bone dan Kejari Pare-Pare.
Mendengar laporan sudah banyak yang mengadakan sidang online hari ini, Jaksa Agung Burhanudin memberikan apresiasi. “Jaksa Agung senang mendengarkan para Jaksa di daerah telah menggelar sidang online. Jaksa Agung memberi apresiasi. Pesan Jaksa Agung untuk menghindari distribusi Covid-19 untuk kejari yang belum menggunakan sidang online agar segera terhubung dengan Pengadilan, Polres, dan Lapas untuk keperluan sidang online” kata Kapuspenkum.
Sementara itu menurut Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Dr. Sunarta dengan sidang dapat dilaksanakan secara online dan dibantu oleh para Jaksa di daerah. Karena ada surat edaran Ketua Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020, tanggal 23 Maret yang salah satu poinnya tidak bisa diperpanjang lagi masa penahanan membuat para Jaksa bagai buah simalakama.
“Tambahan kemudian ada surat Menteri Hukum dan HAM tanggal 24 Maret yang dikeluarkan pengiriman dan dikeluarkan dari Rutan membuat Jaksa tidak ada pilihan. Harus menuntaskan perkara dengan sidang online,” jelas mantan Kajati Jatim itu. franky / muzer-MP6

Leave a Comment