Badiklat Kejaksaan Lakukan Meeting Online

JAKARTA –  Guna ikut serta dalam berpartisipasi dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran Penyakit Virus Corona 2019 atau Covid 19 bagi pegawai di lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI yang bekerja di rumah atau Bekerja Dari Rumah (WFH), Badiklat menggunakan  pertemuan online  dengan aplikasi  mobile pertemuan .
Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi mengatakan tak dipungkiri virus Covid 19 yang telah menyelamatkan jiwa di Indonesia menjadi momok tantangan, namun semua bisa dicegah salah dengan bantuan kesehatan. “Selain menjaga kebersihan pada diri kita juga mengurangi pertemuan-pertemuan dari keramaian orang, itu salah satu bagian dari imbauan dari Pemerintah dan Pak Jaksa Agung,” kata Setia Untung kepada para perwakilan di Jakarta, Jumat (20/03/2020).
Badiklat, sesuai Surat Edaran Jaksa Agung RI Nomor 2 Tahun 2020 tanggal 18 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit Coronavirus (COVID -19) Di Lingkungan Kejaksaan RI, Badiklat melalui aplikasi kami ponsel yang mudah digunakan untuk pegawai untuk pekerjaan yang dilakukan di rumah.
“Sesuai edaran Jaksa Agung SEJA Nomor 02/2020 kita mengunakan metode jarak jauh dengan menggunakan Aplikasi  Mobile Meeting  dan Video Seminar, atau bahkan kita bisa mempergunakan aplikasi Skype, sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P ( peer to peer ). Program ini merupakan program gratis (dapat diunduh secara gratis) dan dibuat dengan tujuan menyediakan sarana komunikasi suara (suara) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di berbagai belahan dunia, sebagaimana diumumkan.
Hal ini, lanjut mantan Kapuspenkum Kejagung ini guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi Badiklat, agar tetap berjalan efektif, efisien dan pelayanan publik tetap terlaksana, dengan melakukan pembagian dan jadwal tugas kedinasan secara bergantian. “Mereka yang di rumah melakukan komunikasi dengan atasan langsung, jadi sebaliknya pimpinan atasnya juga mengecek pegawainya yang dirumah, sehingga efektifitas bekerja dengan cepat seperti biasa. Jangan sampai organisasi lumpuh,” ungkapnya.
Setia Untung menekankan dengan waktu 14 hari sejak WFH di berlakukan sesuai Intruksi Pemerintah dan SEJA Nomor 02/2020 itu sebagai upaya untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan penyebaran virus coronavirus dan untuk memperlancar tugas dan pengaturan kedinasan, sistem informasi, hal itu agar dapat digunakan dengan efektif, efisien, dan akuntabel untuk pegawai Badiklat khusus pejabat struktural eselon l, ll dan lll dengan para pejabat eselon IV dan tidak staf yang melaksanakan kegiatan pekerjaan dari rumah. Kaban Diklat menyatakan bahwa  panutan  itu sudah dilakukan sejak ada petunjuk Jaksa Agung dan Pimpinan Kejagung sejak hari pertama Selasa 16 Maret 2020.
“Sejak diberlakukan WFH itu, Badiklat langsung dilakukan sejak hari pertama, persetujuan pegawai yang bekerja di rumah dan tugas dibagi. Dan aplikasi ini sebenarnya sudah lama di Badiklat, sejak program zona integrasi WBK / WBBM dua tahun lalu,” tutur Setia Untung. Sebelumnya Jaksa Agung Burhanuddin meliburkan para pegawai Kejaksaan RI dengan, mengeluaran SEJA Nomor 02 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit Coronavirus (Covid 19) di Lingkungan Kejaksaan RI, sebagai tindak lanjut Surat Edaran MenPAN RB Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aapatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID 19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.
Dalam SEJA itu pegawai tidak diwajibkan bekerja di kantor juga dibebaskan dari absen diterima di kantor. Terkecuali pejabat struktural tetap menjalankan tugas dan fungsinya di kantor untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya.
Pejabat Eselon I, Eselon II dan Eselon III di Kejagung, sedangkan di tingkat Kejati Pejabat Eselon II, Eselon III dan Eselon IV. Sementara di Kejaksaan Negeri untuk Pejabat Eselon III, Pejabat Eselon IV dan Eselon V. muzer / franky-MP6

Leave a Comment