Jamdatun Kejagung Hadiri Forum “8th Conference of the States Party (CoSP) to the UNCAC” di Abu Dhabi

JAKARTA -Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Feri Wibisono, bergabung dengan rombongan yang terdiri dari Pusat Pemulihan Aset dan Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri mewakili Kejaksaan RI dalam forum “Konferensi ke-8 Negara Pihak (CoSP) ke UNCAC”
16-20 Desember 2019 di Abu Dhabi.
Melansir akun resmi Kejaksaan RI, Kejaksaan Republik Indonesia menjadi salah satu panelis dalam diskusi terkait sengketa investasi dan menyetujui dengan tindak pidana korupsi di forum rangkaian 8 CoSP UNCAC (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Melawan Korupsi) di Abu Dhabi, UAE.
Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari yang diselenggarakan oleh UNODC (Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Narkoba dan Kejahatan) dengan Pusat Internasional untuk Penyelesaian Perselisihan Investasi (ICSID).
JAM Datun Feri Wibisono dalam forum tersebut menyampaikan, bagaimana gugatan sengketa investasi yang diajukan investor kepada Indonesia pada Badan Arbitrase Internasional justru ditolak karena investasi tersebut berunsur tindak pidana korupsi seperti indikasi fraud, suap, pemalsuan dokumen dan sebagainya.
Dalam kesempatan ini Indonesia menghimbau masyarakat internasional untuk mengantisipasi digunakannya forum-forum penyelesaian sengketa internasional oleh pelaku kejahatan transnasional. Selanjutnya pada sesi plenary tentang International Cooperation & Asset Recovery, Feri Wibisono menyampaikan perkembangan dan inisiatif Indonesia dalam pemulihan aset internasional mlalui pemanfaatan jejaring informal antar praktisi pemulihan aset, penegak hukum dan unit intelijen keuangan (ARIN-AP dan CARIN).
Selain itu tentang pengembangan basis data, pengembalian aset yang dapat digunakan sebagai penilaian Indonesia dalam pengembangan tren dan hasil pengembalian aset global.i st / franky-MP1

Leave a Comment