10 Tim Ikuti Kejuaraan Bulu Tangkis Antar Media Zona Tengah

SEMARANG – Sebanyak 10 tim siap mengikuti Kejuaraan Bulu Tangkis Antar
Media 2019 Zona Tengah yang akan dimainkan mulai Rabu (9/10/19) besok di GOR Djarum Magelang. Tim-tim tersebut di antaranya juara bertahan TVRI Semarang, runner up
Suara Merdeka, semifinalis RRI Semarang. Satu semifinalis lain yakni
“tuan rumah” Magelang Ekspres absen dengan alasan para wartawannya
yang merupakan atlet andalan mereka pindah kerja. Tim lain yang tidak
bisa ikut adalah Koran Wawasan. Masalah yang dihadapi juga sama dengan Magelang Ekspres.
“Adapun tim lain yang sudah menyatakan siap adalah TVRI Yogyakarta, Radar Semarang, Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, Tribun Jateng, Prosekutor, Suara Baru dan PWI Kendal,” kata Darjo Soyat, Ketua Panpel Kejuaraan Bulutangkis 2019 Zona Tengah saat temu teknik di Gedung Pers, Semarang.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Darjo, kejuaraan antar wartawan pada
tahun ganjil ini akan mempertandingkan nomor beregu, dengan memainkan
tiga partai yakni dua ganda dan satu tunggal. Dengan demikian, setiap
tim bermaterikan enam orang dengan komposisi empat wartawan dan dua
karyawan.
Sementara itu, KBAM zona Barat sudah berlangsung di GOR Tanah Abang
Jakarta, 25 – 27 September 2019 dengan hasil; Pikiran Rakyat menjadi
juara, TVRI Pusat sebagai runner-up, Berita Satu dan Trans TV sebagai
juara 3. Sedangkan KBAM Zona Timur juga sudah usai berlangsung di GOR
Sudirman Surabaya, 2 – 3 Oktober 2019 dengan Petisi.co sebagai
juaranya. Malang Pos menempati runner-up sedangkan Jawa Pos dan Memo Kediri sebagai juara 3
Grand Final yang memperebutkan Piala Bergilir dan hadiah total 55 juta
rupiah akan dilaksanakan di GOR Djarum Kudus, 16 -17 Oktober 2019.
Sedangkan pesertanya adalah para juara dari ketiga wilayah zona dan 1
(satu) tim favorit dari ketiga wilayah zona yang ditentukan oleh
Panpel Pusat dan Bakti Olahraga Djarum Foundation.
“Persaingan itu merupakan roh dalam sebuah ajang kejuaraan. Akan
tetapi yang paling utama dalam Kejuaraan Bulutangkis Antar Media yang
kita selenggarakan dari tahun ke tahuan ini adalah silaturahmi antar
wartawan dan pekerja media,” kata Budi Darmawan, Manager Program Bakti
Olahraga Djarum Foundation.
Dengan ikut langsung merasakan atmosfir berkompetisi dalam kejuaraan bulutangkis antar media ini, diharapkan pula para insan media semakin obyektif, profesional dan proporsional dalam membuat berita di

Sementara itu pemain legendaris Ivana Lie yang hadir sebagai salah satu perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation mengatakan, bulu tangkis merupakan olahraga yang diminati masyarakat. Sebab, cabang ini sering menyumbangkan prestasi untuk Indonesia di level internasional. Menurut dia, untuk mempertahankan prestasi tersebut tidak mudah. Karenanya diperlukan pembinaan yang berkelanjutan dari hulu hingga ke hilir. Dalam hal ini, lanjut dia, media disebut menjadi bagian proses di dalamnya.

“Tanpa media, gelora kenangan, perjuangan, kisah inspiratif tak bisa tersebar ke pelosok Indonesia. Melalui karya tulis bisa memberikan semangat para atlet, termasuk mengkritisi pengurus yang tak menjalankan tugas dengan baik,” kata Ivana Lie.

Sementara itu tim Prosekutor yang bermaterikan Franky, Muh Setiono, Kasirun, Nurkholis, Ismu (Jateng Today) dan juga Aris (Sigi) sesuai dalam grup bersama finalis dua tahun yang lalu. Suara Merdeka dan Suara Agus) dan Wawasan (Aman). fabi-MP6

Leave a Comment