Peringatan HBA 2019: ‘Kejaksaan Harus Selalu Peka’

SEMARANG –  Kejaksaan harus mampu membangun kepercayaan terhadap investasi, agar mereka tidak ragu akan kepastian hukum sehingga mereka mampu berinvestasi dengan sebenarnya.

“Hal ini akan mendukung pembangunan ekonomi di setiap wilayah Indonesia. Tujuan pembangunan pemerintah untuk membangun infrastruktur akan terwujud,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Yunan Harjaka saat membacakan dialog Jaksa Agung dalam upacara pembacaan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 59 Tahun 2019 yang berlangsung di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Senin (22/7).
Peringatan Harlah Kejaksaan RI yang kali ini mengambil tema ‘ Tingkatkan Pengabdian Demi Kemajuan Keunggulan Dan Kebutuhan Negeri’  diikuti 36 Kejaksaan Negeri serta satu Cabjari di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, serta dihadiri oleh jajaran Forkompimda Prov Jawa Tengah.
Ditambahkan bahwa Kejaksaan harus menjadi inspirasi dalam penegakan hukum yang berlandaskan kepentingan masyarakat.
Di era pemerintahan saat ini infrastruktur lebih diutamakan nelalui komunikasi yang tanpa putus di seluruh wilayah.
Kejaksaan yang mendukung kebijakan pemerintah dengan berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur agar tidak terjadi penyimpangan dan waktu yang tepat.
Kejaksaan juga jangan hanya menjadi penonton, namun harus ikut ambil bagian dalam pembangunan negeri ini. Dengan menjalankan Kejaksaan sebagai bagian dari penegakan hukum di Indonesia, memutuskan Kejaksaan harus mampu membuat komitmen terhadap pembangunan hukum dan bukan hanya diam untuk selanjutnya hanya menjadi wacana.
Membuat pada intinya Kejaksaan se Indonesia harus mampu mewujudkan baktinya dalam memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran demi keberhasilan pembangunan nasional, dan mewujudkan pelayanan yang baik untuk masyarakat.
Diakhir sambutan Jaksa Agung yang dibacakan Kajati Jateng yang memberikan lima permintaan harian antara lain meningkatkan profesional untuk menyelesaikan masalah hukum yang sedang meningkat.
“Selanjutnya memupuk kerja sama dan solidaritas korps, selalu peka dan korektif, mengukuhkan jiwa korsa kebersamaan dengan saling mendukung, mendukung untuk mendukung martabat sebagai hamba hukum. Terakhir untuk memudahkan diri sendiri, bertumpu pada pembamgunan negeri.”
Selanjutnya puncak pembicaraan HBA di Kejati Jateng dilaksanakan di Balai Merapi PRPP Jateng. franky-MP1

Leave a Comment