Masyarakat Wilayah Meteseh Miliki Jalan Representatif Senilai Rp 5 Miliar

SEMARANG – Masyarakat Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang senang mendapatkan jalan mulus dan luas. Sebelumnya jalan representatif seperti Dinar Mas Raya yang sekarang tidak terbayang akan segera diwujudkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Hal ini diungkapkan warga setempat saat bersamaan dengan peresmian jalan tersebut oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi, SE, MM, Sabtu (29/6).
Walikota Semarang yang akrab dipanggil Hendi ini merasakan kegembiraan warga setelah selesainya pembangunan jalan Dinar Mas Raya sepanjang 1436 meter itu.
“Saya turut merasakan kegembiraan warga. Sekarang warga memiliki akses jalan yang lebih baik,” ujar Hendi.
Kata Walikota Semarang, pembangunan jalan lingkungan merupakan hasil kepedulian masyarakat sekitar akan keindahan kota Semrang dalam arti luas.
Hendi menambahkan bahwa selain jalan, masih banyak PR yang hrus ditangani di daerah Meteseh antara lain soal banjir.
“Kami melakukan studi kelayakan, ternyata daerah Tembalang masih membutuhkan lima embung. Hal ini dipicu banyaknya pembangunan perumahan yang kadang melupakan drainase sehingga menimbulkan banjir.”
Oleh karena itu, tambah Hendi, pemkot Semarang bergerak bersama masyarakat untuk mengatasi permsalahan yang ada di kota Semarang, khususnya di wilayah Tembalang.
“Kami berharap dengan komitmen maju bersama, Tembalang akan terhindar dari banjir. Dan saya berharap dalam dua tahun ini permasalahan akan berakhir.”
Selain itu Hendi meminta agar masyarakat jangan mudah percaya dengan segala sesuatu yang berunsur ‘KATANYA’.
“Banyak yang bilang katanya Walikota Semarang tidak perhatian pada wilayah Meteseh atau katanya pak Hendi hanya peduli pada keindahan pusat kota saja. Itu semua hoax dan jalan Dinar Raya ini buktinya,” ungkap Hendi yang diamini masyarakat setempt yng berbur dengn tamu undangan.
Hendi menegaskan bahwa segala persoalan jangan hanya dipikir terlalu lama tapi segera dicarikan solusi.
Sementara itu, Camat Tembalang, Kusrin kepada PROSEKUTOR mengatakan selesainya betonisasi jalan dengan lebar 12 meter dengan pembiayaan mencapai Rp 6 miliar itu akan meningkatkan aktifitas ekonomi masyarakat khususnya wilayah Meteseh.
“Warga yang tinggal terutamanya di kawasan Dinar dan sekitarnya memiliki akses yang lebih lancar ke kawasan lainnya. Ini patut disyukuri warga, karena Pemko Semarang memiliki prioritas peningkatan akses warga di kawasan pinggir kota dengan pembangunan jalan representatif,” kata Kusrin.
JALAN UTAMA
Sementara itu Didik Surbakah, Ketua Panitia betonisasi jalan Dinar Mas, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang menerangkan bahwa jalan Dinar Mas Raya ini mencakup 10 RW, mulai dari RW 16,17,19, 20, 21, 22, 23, 24 dan 26.
“Kondisi sebelum dibangun jalan rusak parah. Terlebih pada saat hujan kondisi jalan seperti sungai.”

Spesifikasi jalan yang baru saja diresmikan tersebut memiliki panjang jalan beton 1430 meter dengan kelebaran jalan 7 meter yang terbentang daei Perum Dinar Elok dan Dinar Asri). Sedangkan jalan disampingnya dengan lebar 5 meter (dua jalur) mencakup Perum Dinar Indah dan Dinar Mas.
“Kualitas jalan beton tebal 25 cm (K 400) biaya 5 miliar dengan lama pengerjaan dua bulan (April-Mei),” tukas Didik.
Sekarang jalan ini sangat strategis karena menjadi jalan utama yang melewati 10 RW dan dilalui bus Trans Semarang jurusan Dinar Mas – PRPP.franky-MP6

Leave a Comment