Peluncuran Biografi JAM Perempuan Pertama di Kejaksaan

JAKARTA –  Sosok Hajah Harprileny Soebiantoro adalah jaksa yang inspiratif yang menjadi panutan. Jiwa integritasnya, komitmen, konsistensi dan ketegasannya dalam mengemban tugas dan tanggung jawab selaku penegak hukum.
Ellen Soebiantoro Jaksa Agung Muda Perempuan Pertama di Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang sedang di Aula Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Selasa (9/4).
Untung melanjutkan, 40 tahun mengabdi untuk Kejaksaan, bukan waktu yang singkat waktu yang sangat lama. “Tentunya banyak peristiwa yang di alami oleh Ibu Ellen Soebiantoro,” ujar Untung yang juga dikenal sebagai Ketua Umum PJI (Persatuan Jaksa Indonesia).
Selain itu, dalam perjalanan karier Ibu Ellen Soebiantoro di institusi Kejaksaan dapat menunjukkan prestasi sebagai satu-satunya Jaksa Perempuan yang menduduki jabatan-jabatan penting dan mendapat kepercayaan dari pimpinan mengemban jabatan Jaksa Agung Muda Perdata dan tata Usaha Negara (Jam-Datun), Plh Jampidum, kemudian Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin).
Untung berharap, buku Otobiografi ini akan mampu menjadi penerus semangat dan penggugah optimis dan seluruh warga Adhyaksa khususnya para Jaksa perempuan untuk meningkatkan peran dan memberi Kowannya Korps Adhyaksa, berani dan mampu berkompetensi secara sehat dalam meraih prestasi yang membawa kemajuan dan kebaikan terselenggaranya penegakan hukum di Indonesia.
Buku Otobiografi setebal 202 halaman berisi tentang jejak karir Ellen Soebiantoro di Kejaksaan selama kurang lebih 40 tahun dari tahun 1968 sampai dengan tahun 2007. Ellen menerima sebagai jaksa perempuan yang ditunjuk sebagai Jaksa Agung Muda. muzer / franky-MP1

Leave a Comment