Kejati Sumut Pecahkan Rekor MURI

MEDAN –  Hari kedua rangkaian bakti sosial yang diadakan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dihadiri juga oleh Jaksa Agung RI, Dr. (HC) HM Prasetyo yang mengunjungi Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan untuk melihat dan menyapa langsung operasi pasien hernia Sumatera Utara.
Pada kunjungan ke RSUD DR. Pirngadi ini, Jaksa Agung meminta bantuan langsung kepada pasien dan memberikan semangat kepada pasien.
Jaksa Agung RI, Dr. (HC) HM Prasetyo didampingi Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), Ny. Ros Ellyana Prasetyo, Wakil Jaksa Agung RI, Dr. Arminsyah, JAM Pidum, Dr. Noor Rachmad, Kajati Sumut, Fachruddin Siregar, Wakajati Sumut, Yudhi Sutoto, para Asisten, Kabag TU, para Kajari serta undangan lainnya.
Bakti sosial ini diikuti oleh 83 orang pasien penderita hernia dan yang berhasil mendukung operasi sebanyak 57 pasien. Operasi mata katarak dan hernia gratis melibatkan 50 orang dokter dan 69 perawat dari mana jumlah ini ada 10 orang dokter dari Jakarta.
Operasi hernia gratis yang dilaksanakan di wilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berhasil memecahkan Rekor MURI dengan jumlah pasien operasi hernia 57 orang. Jumlah ini memecahkan rekor MURI yang sebelumnya dicatat di Banjar Baru Kalimantan Selatan sebanyak 41 pasien. Jumlah ini hari ini, Minggu (24/3) dipecahkan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan jumlah pasien 57 orang berhasil diselesaikan operasi di RSUD dr. Pirngadi Medan dalam satu hari.
Penghargaan Rekor MURI dikirim langsung oleh Manajer Operasional Andre Purwandono kepada Jaksa Agung, Dr. (HC) HM Prasetyo disaksikan langsung oleh Wakil Jaksa Agung, Arminsyah, JAMPidum, Dr. Noor Rachmad, Kajati Sumut, Fachruddin Siregar, Wakajati Sumut, para Asisten, para Kajari dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung akan menyampaikan dari kepedulian akan terwujud kebersamaan. Apa yang dilakukan hari ini adalah wujud dari kepedulian dan kebersamaan kita. Tahun 2019, semuanya sudah mendapat pelayanan kesehatan dengan baik. Pemerintah telah memprogramkan jaringan kesehatan nasional melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Pada pelaksanaan bakti sosial mata katarak dan hernia gratis, masyarakat yang datang dari berbagai latar belakang. Gangguan penglihatan dan gangguan lain adalah penyakit yang dilibatkan dan membebani masyarakat dalam beraktivitas. Setiap kali menjalankan program bakti sosial seperi ini di Sumut dapat berjalan dengan baik dan sukses, “kata Jaksa Agung.
“Dari 57 orang yang menyetujui operasi hernia, ada 23 anak kecil dan laki-laki. Menyikapi hal ini, Kejaksaan harus melibatkan sesuatu, terutama anak-anak yang masih memiliki masa depan yang panjang”, jelas Jaksa Agung.
Terima kasih atas bantuan orang lain akan meringankan beban orang lain dan berbagi dengan orang lain akan memudahkan kita dalam menyelesaikan kesulitan. Mengakhiri kunjungannya ke RSUD DR. Pirngadi, Jaksa Agung meminta kesan dan pesannya pada prasasti yang telah disiapkan pihak rumah sakit. muzer / franky-MP6

Leave a Comment