Kewaspadaan Nasional Jelang Pemilu 2019 Dalam Perspektif Kejaksaan

JAKARTA –  Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung (Kejagung), Dr.Jan S Maringka meminta izin penyelenggaraan pesta demokrasi yang damai dan aman.
Hal itu disampaikan Jan Maringka dalam materinya tentang Kerawanan Pemilu 2019 dalam Perspektif Kejaksaan. Materi ini diumumkan sebelumnya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan saat ini disetujui Rakornas Kewaspadaan Nasional dalam rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019 berlangsung di Hotel Clarion, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/2).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mukri mengumumkan Rakornas diikuti 1.500 peserta yang terdiri dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, TNI dan Polri.
“Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini bertujuan agar terjalin sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan Pemilu dalam menjalankan tugasnya, sehingga tercipta iklim demokrasi yang damai serta untuk mengoptimalkan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan Pemilu dalam menghadapi Pemilu serentak tahun 2019,” ujar Mukri di Kejagung. Selasa (12/2).
Penyelenggaraan Rakornas ini sendiri dalam rangka penyelenggaraan Pemilu 2019 merupakan implementasi dari Pasal 3 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yaitu harus memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif , dan efisien. muzer / franky-MP1

Leave a Comment