Kejagung Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Dana Pensiun Pupuk Kaltim

JAKARTA -Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) M.Adi Toegarisman di dampingi Direktur Penyidikan Warih Sardono dan Kapuspenkum Mukri memberikan keterangan pada wartawan terkait penahanan lima tersangka dalam perkara kasus korupsi pengelolaan dana pensiun PT.Pupuk Kalimantan Timur di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (17/10) kemarin.

Kelima tersangka tersebut yakni mantan Direktur investasi Dapen Zubaedi, mantan Dirut Dapen Ezrinal Azis, Dirut PT Anugrah Pratama Internasional Djafar Lingkaran, Komisaris PT Anugrah Pratama Internasional Andreas Chaiyadi dan Dirut PT Bukit inn Resort Ida Bagus Surya Bhuwana.

Mereka menghuni rutan Salemba cabang Kejagung usai menjalani pemeriksaan di Gedung Pidsus.

Dijelaskan oleh Jampidsus, penahanan merupakan tindak lanjut dari proses penyidikan yang telah berjalan sejak Februari 2018. Penahanan dilakukan setelah memenuhi unsur subjektif dan objektif. Salah satunya yakni ada kekhawatiran tersangka melarikan diri dan merusak barang bukti serta mempengaruhi saksi saksi.

“Para tersangka yang dalam pengelolaanya membeli saham repo dari dua perusahaan dan kemudian dari satu perusahaan membeli 30 kondominium, pembelian saham repo itu melanggar ketentuan dari Menkeu.”

Kasus berawal, Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur (DP-PKT) dengan PT. Anugerah Pratama Internasional (PT. API) dan PT. Strategis Management (PT. SMS) telah melakukan perjanjian penjualan dan pembelian kembali saham PT. Dwi Aneka Jaya Kemasindo (PT. DAJK) dan PT. Eurekaa Prima Jakarta (LCGP).

Transaksi ini dapat dikategorikan sebagai repurchase agreement (repo) dimana pembelian kembali saham PT. Dwi Aneka Jaya Kemasindo (PT. DAJK) dan PT. Eurekaa Prima Jakarta (LCGP) bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 199/ PMK-010/2008 tentang Investasi dana pensiun.

Bahwa akibat dari transaksi revo, Dana Pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp. 229.883.141.293,- yang tidak bisa dikembalikan oleh PT. Anugerah Pratama Internasional dan PT. Strategis Management.muzer/fabi-MP1

Leave a Comment