Final Audisi Beasiswa Bulutangkis Djarum 2018 Libatkan 221 Anak

KUDUS – Raut tak percaya bercampur haru terlihat jelas di wajah Laudya Clarissa Ramadhani saat namanya disebut sebagai salah satu peraih Super Tiket Final Audisi Beasiswa Bulutangkis Djarum 2018.

Pebulutangkis asal klub Arista Semarang ini setengah tak percaya saat terpilih sebagai satu dari puluhan penerima Super Tiket di kota terakhir audisi beasiswa bulutangkis ini.

“Sejak awal saya menekankan pada Clarissa untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Karena yang dicari bukan menang kalahnya, tapi bakat, tekad serta semangat,” ungkap Setyo Purwanto, pelatih klub Arista.

Walau Clarissa gugur di babak 8 besar sesi turnamen, namun siapa sangka tim pemandu bakat atau yang sering dipanggil The Legend tertarik dengan bakat yang dimiliki siswi kelas 5 Sekolah Dasar ini.

Audisi di kota Kudus ini digelar di GOR Djarum Jati Kudus pada 4 – 6 September ini diikuti peserta terbanyak dari tujuh kota lainnya yang mencapai 1072 peserta. Kota Kudus juga menjadi poses penyaringan terakhir sebelum babak final.

“Pada babak final persaingan lebih ketat. Lawan-lawan tangguh yang jumlahnya mencapai 221 anak dari berbagai kota hasil audisi umum telah menanti, makanya jangan cepat puas,” kata Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi di GOR PB Djarum Jati Kudus, Kamis (6/9).

Audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 berasal dari enam kategori, yakni U-11 putra dan putri, U-13 putra dan putri serta U-15 putra dan putri.

Sebenarnya ada satu kategori lagi yaitu U-17, namun di kelompok ini tidak ada satupun peserta yang dianggap layak untuk mendapatkan beasiswa.

Sebelumnya proses penyaringan dilakukan di Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Purwokerto, Surabaya, Cirebon, Solo Raya dan terakhir Kudus.

Legenda bulutangkis Indonesia dilibatkan sebagai tim pencari bakat. Yakni Tan Joe Hok, ius Pongoh, Fung Permadi, Basri Yusuf, Antonius Budi Ariantho, Alan Budikusuma, Denny Kantono, Hariyanto Arbi, Marleve Mainaky, Sigit Budiarto sampai Herry Iman Pringadi yang sukses lewat duet Kevin Markus alias The Minions. Yoppi Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation berharap babak final audisi akan memunculkan calon atlet bulutangkis masa depan Indonesia dan bisa menjadi juara baru di berbagai kejuaraan tingkat dunia mengikuti jejak para seniornya, seperti Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Kevin Sanjaya selaku atlet binaan PB Djarum yang sudah mampu mengharumkan nama Indonesia.franky/m.setiono-MP1

 

Leave a Comment