‘Jaksa Menyapa’ Upaya Kejaksaan Mengoptimalkan Penyampaian Publik Di Bidang Hukum

JAKARTA – Program siaran hasil kerjasama Kejaksaan Agung RI dan RRI, Kamis (18/1) akhirnya resmi mengudara. Siaran pertama di gelombang RRI Pro3 FM ini diawali dengan on air Dialog ‘Jaksa Menyapa’ dari Kejaksaan Agung RI bersama Jaksa Agung RI, H.M. Prasetyo. Selain itu juga diisi pemateri lainnya Jamintel Jan Maringka, Reda Manthovani, Sulvia Sukri dan Icus Wijaya. Sebelumnya, Kejaksaan RI telah melakukan penandatangan nota kesepahaman kerja sama (MoU) dengan Pusat Pemberitaan Lembaga Pelayan Publik (PPLPP) Radio Republik Indonesia (RRI), tentang program siaran dialog interaktif Jaksa Menyapa.

Penandatangan berlangsung disela-sela kegiatan Rakernas Kejaksaan RI, Aula Badan Diklat Kejaksaan RI ,Ragunan, Jakarta, Kamis (14/12) lalu. Penanda tanganan MoU dilakukan antara Jaksa Agung H.M. Prasetyo dengan Direktur Utama LPPRI, Rohanuddin dengan tujuan untuk mengoptimalkan penyampaian publik di bidang hukum dan penegakan hukum melalui konsep penyajian yang menarik.

“Ini dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memberikan pelayanan siaran informasi, pendidikan tentang hukum, kontrol sosial serta menjaga citra positif bangsa di dunia internasional,” ungkap Jaksa Agung saat itu. Selain itu, tambah Prasetyo, juga sebagai upaya untuk peningkatan kesadaran hukum masyarakat dalam rangka mendukung keberhasilan program-program pembangunan nasional. Program Jaksa Menyapa ini hadir sebagai pengembangan dari program inovasi yang dilakukan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jaminte) Dr Jan Maringka saat masih menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Sementara ituberbarengan dengan launching program siaran Jaksa Menyapa, di seluruh Kejaksaan Tinggi di Indonesia juga melakukan penandatanganan MoUdengan RRI setempat. Salah datu di antaranya di Kejati NTT yang dilakukan antara Kajati NTT, Dr Sunarta dengan Ikman Posumah, Kepala RRI Kupang.

“Penandatanganan MoU ini selain menindak lanjuti program pusat, juga diharapkan makin memberi pencerahan kepada masyarakat di NTT tentang hukum. Sehingga bisa menjadi wujud dari kerja keras Kejaksaan Tinggi NTT dalam mendukung program-program Pemerintah serta bagian dari upaya pencegahan lebih baik daripada penindakan,” ungkap Sunarta. Ruang lingkup kerjasama Kejaksaan Agung RI dan RRI ini melupti pelaksanaan siaran Radio Dialog Interaktif dengan nama JAKSA MENYAPA yang disiarkan melaui LPP RRI baik jaringan nasional Pro-3 FM maupun Stasiun RRI di daerah.franky/muzer-MP1

Leave a Comment