Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Thursday, Nov 23rd

Last update09:00:37 AM GMT

You are here

 

Teras

Mencegah Lebih Baik Daripada Menindak

Surel Cetak PDF

SEMARANG - Mencegah lebih baik daripada menindak. Dalam upaya penanganan tindak pIdana korupsi, upaya pencegahan sangat signifikan dalam upaya penyelamatan uang negara. Salah satu fungsi Kejaksaan adalah dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Gayung bersambut karena pihak Akademisi ingin lebih mengenalkan upaya pencegahan pidana korupsi, Fakultas Hukum dan Program Magister Ilmu Hukum Universitan 17 Agustus Semarang  dengan mengadakan Seminar Nasional 'Indonesia Mencegah Korupsi'. Narasumber yang hadir adalah JAM Datun Kejaksaan RI, Dr (HC) Bambang Setyo Wahyudi, SH, MM dan Dr Mahfudz Ali, SH, MSi,  Kepala Pusat Studi Anti Korupsi Untag Semarang. Bertindak sebagai moderator adalah Dekan FH Untag Semarang, Dr Edy Lisdiyono, SH, MHum.

Dalam keterangan persnya, Rektor Untag Semarang DR Drs H Suparno, MSi mengatakan, bahwa kata mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kita harus bersama-sama dalam upaya pencegahan. ”Dalam acara ini, kami hadirkan JAM Datun yg luar biasa kinerjanya. Selain pejabat, Beliau juga penulis buku. Di sini Beliau juga akan membedah bukunya yang berjudul ‘Indonesia Mencegah."

Gugatan KSP Intidana vs Bank Mandiri

Surel Cetak PDF

SEMARANG - Berbeda dari sidang-sidang sebelumnya yang lebih banyak diwarnai aksi unjuk rasa. Sidang beragendakan replik atas perkara gugatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana melawan Bank Mandiri, yang menahan uang anggota mencapai Rp 27 miliar terlihat senyap tanpa aksi, namun selama proses sidang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Semarang tampak ruang sidang dipenuhi oleh anggota KSP Intidana, pada Kamis (4/5).

Dalam replik tersebut dibacakan oleh Kuasa Hukum KSP Intidana, Aris Soetiono didampingi Ketua KSP Intidana, Budiman Gandi. Adapun isi replik tersebut meliputi dalam pokok perkara, menyatakan bahwa penggugat tetap berpegang pada dalil-dalil gugatan dan tuntutan. Pihaknya juga membantah dan menolak dalil-dalil jawaban para tergugat dalam pokok perkara, kecuali yang diakui secara tegas oleh para penggugat sebagai kebenaran dalam perkara tersebut.

Aris mengatakan, setelah mencermati dalil-dalil jawaban para tergugat, pihaknya menyimpulkan para tergugat berpendapat masih terdapat sengketa internal mengenai kepengurusan KSP Intidana, sehingga para tergugat bersikap untuk menunggu adanya putusan hukum yang tetap mengenai siapa kepengurusan yang sah.

Vonis Kasus Taruna nusantara

Surel Cetak PDF

MUNGKID - Sidang perkara pembunuhan Kresna Wahyu Nurachmad (15), siswa SMA Taruna Nusantara telah usai dengan dijatuhkannya vonis pada Hari Jumat (5/5). Hakim PN Mungkid,  Kabupaten Magelang,  Jawa Tengah menjatuhkan hukuman 9 tahun penjara potong masa tahanan terhadap terdakwa AMR (16) setahun lebih ringan dari tuntutan JPU. Sidang yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dijaga ketat oleh aparat.

Dalam amar putusannya, Hakim Aris Gunawan menyatakan bahwa, terdakwa AMR terbukti merencanakan pembunuhan terhadap rekannya,  Kresna Wahyu.  Hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa yang dinilai sadis dalam menghabisi nyawa sahabatnya itu.

Sementara hal yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa juga masih berusia muda dan masih bisa berubah serta sangat kooperatif selama sidang.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang (Mungkid)  langsung menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut.  “Kami memerlukan waktu berfikir dalam menentukan sikap terhadap vonis ini.  Namanya sebuah keputusan,  kami tidak bisa serta merta untuk menyatakan sikap, “ ungkap JPU,  Eko Hening yang juga Kajari Mungkid ini.

Jeep Adventure Alumni PPJ 1988

Surel Cetak PDF

JOGJA - "Ini reuni paling seru selama 14 kali kami berkumpul." Kata-kata ini meluncur dari beberapa alumni Pendidikan Pembentukan Jaksa (PPJ) Angkatan I Tahun 1988, usai melakukan Tour Merapi Vulcano dengan jeep, Sabtu (15/4).
Selain menyusuri jalan berbatu dan berpasir, rombongan alumni juga mengunjungi kediaman Mbah Marijan.
Sebelumnya, rombongan menyempatkan diri ke obyek wisata Candi Borobudur.
Nampak dalam rombongan, Jamdatun DR (HC) Bambang Setyo Wahyudi, Jamwas Prof Widyo Pramono, Kajati Jateng Sugeng Pudjianto, Kajati Sumsel, Kajati Babel, serta beberapa mantan kajati dan kajari.
Mereka di dampingi Kajari Magelang Agus Budi Santoso dan Kajari Mungkid Eko Hening.

Halaman 1 dari 3