Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Thursday, Nov 23rd

Last update09:00:37 AM GMT

You are here

 

Kabar Gedung Bundar

Penegakan Hukum Responsif

Surel Cetak PDF

JAKARTA - Buku ini merupakan salah satu referensi di bidang ilmu hukum fokus pada kajian terhadap fenomena pelaksanaan penanganan penyidikan perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan republik Indonesia dalam proses penyelesaian tunggakan perkara dengan menggunakan pendekatan hukum responsif serta berbagai kebijakan dan langkah penyelesaiannya terutama dari perspektif kejaksaan.

Materi didalam buku ini sebagian besar dari hasil penelitian disertasi penulis Kemudian ditambahkan pelbagai teori-teori hukum berkaitan dengan penegakan hukum kebijakan dan kepastian hukum karena sebagian besar dari hasil penelitian disertasi maka penulis sengaja tidak memunculkan nama-nama dijadikan sebagai narasumber dan responden pengurus hanya menyebut perwakilan penegak hukum dan warga masyarakat sebagai bentuk komitmen dengan para responden dan narasumber pada saat penelitian dilaksanakan.

Siswa PPPJ Angkatan 74 Gelombang I Ikuti Ujian Karate

Surel Cetak PDF

JAKARTA - Ketua Karate Khusin Ryu M Karatedo Indonesia (KKI) Eddy Guswar menegaskan, Karate KKI mengajarkan untuk para calon Jaksa di anggaran tahun 2017 ini antara lain, teknik-teknik dasar ilmu beladiri karate, dan teknik semi perkelahian.

"Kemudian menguji mentalnya agar lebih berdisiplin, mengetes kemampuannya dan yang terakhir menguji fisiknya". Menurut Edi, ini agar calon-calon jaksa betul-betul punya fisik yang prima dalam rangka mendukung tugas-tugasnya nanti setelah menjadi jaksa.

"Beladiri karate ini sudah masuk tahun ketiga dan beladiri ini juga sudah masuk kedalam kurikulum  PPPJ yang berguna meningkatkan kedisiplinan, kualitas kesehatan dan menunjang tugas Jaksa kelak,” kata Edi saat ujian kenaikan sabuk karateka peserta PPPJ Gelombang I tahun 2017 di Lapangan Apel Badan Diklat Kejaksaan Ragunan, Jakarta, Sabtu (20/5) siang.

Pembukaan Diklat PPPJ Angkatan 74 Gelombang II

Surel Cetak PDF

JAKARTA - Kejaksaan RI menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) setiap tahun berdasarkan kebutuhan organisasi. Dan ini sesuai analisa beban kerja dan sumber daya manusia yang di perlukan untuk memenuhi kebutuhan Jaksa di seluruh Indonesia.

Penyelenggaraan PPPJ yang menjadi agenda tahunan bukanlah sekedar rutinitas yang tanpa makna, akan tetapi salah satunya adalah menciptakan para Jaksa yang profesional, berintegritas dan berhati nurani.

Perpaduan antara profesionalitas, integritas dan berhati nurani akan menuntun seorang Jaksa untuk bersikap, bertindak, berperilaku sesuai dengan aturan serta norma norma yang hidup dalam masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Plt.Wakil Jaksa Agung yang juga sebagai Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr.Bambang Waluyo saat menyampaikan Amanat Jaksa Agung pada Upacara Pembukaan PPH angkatan 74 gelombang II di Lapangan Apel Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Kamis (18/5) Sebagaimana diketahui, tantangan  dalam penegakan hukum tidaklah ringan, Intimidasi dan tekanan dari bebagai pihak dalam mempengaruhi penegakan hukum saat ini begitu besar dan masif.

Tersangka Refungsionalisasi Sungai Jakbar, Kembalikan Uang Korupsi

Surel Cetak PDF

JAKARTA - Usai diperiksa penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), salah satu tersangka yang juga mantan Wali Kota Jakarta Barat dan saat ini menjabat Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Fatahillah, mengembalikan uang Rp 600 juta terkait dugaan korupsi kegiatan penertiban refungsionalisasi sungai/kali dan penghubung di Jakbar 2013.
Kasus dugaan korupsi tersebut menurut hasil audit BPKP, kerugian keuangan negara mencapai Rp 4,8 miliar.

"Tersangka F mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp 600 juta, sedangkan satu tersangka lagi AM Rp150 juta," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Arminsyah di Jakarta, Kamis (13/4).

Sebelumnya penyidik JAM Pidsus telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka tersebut."Kedua tersangka menjalani pemeriksaan didampingi oleh tim kuasa hukumnya. Dalam kasus itu penyidik telah memeriksa 25 saksi," tegasnya.

Arminsyah menjelaskan kasus tersebut merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi pengelolaan dana swakelola pada Sudin PU Tata Air Jakarta Barat tahun 2013, 2014 dan 2015.

Halaman 1 dari 14