Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Tuesday, Jan 16th

Last update12:41:37 PM GMT

You are here

 

 

 

 

Lintas Kejati/Kejari

Pameran Inovasi Pelayanan Publik Berbasis IT di Rakernas Kejaksaan 2017

JAKARTA- Jaksa Agung RI HM.Prasetyo di dampingi Wakil Jaksa Agung Arminsyah,Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Waluyo dan Kepala Badan Diklat Kejaksaan Setia Untung Arimuladi meninjau dan mengamati stand Pameran Inovasi Pelayanan Publik yang berbasis Teknologi dan Informasi.

Pameran yang berlangsung di halaman depan Kampus Satya (eks gedung Litbang) Badan Diklat Kejaksaan RI di ikuti sebanyak 13 peserta terdiri dari Badan Diklat, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri,Jakarta,Kamis (14/12)

Jaksa Agung mengamati setiap stand peserta pameran dengan mempertanyakan fungsi dan manfaat hasil karya dan inovasi pegawai Adhyaksa.

Peninjauan stand pameran bersamaan dengan penilaian yang dilakukan oleh pejabat  dari Sekretaris Deputy Pelayanan Publik pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara M.Imanuddin dan Syafruddin. Penilaian tersebut meliputi Inovasinya,standnya,wawancara,efektinya, manfaatnya,replikasi,dan keberlanjutannya.

ASN Dominasi Jumlah Terdakwa Korupsi di Riau

RIAU - Selama 2017, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan jajaran telah menangani 94 penuntutan perkara tindak pidana korupsi. Dari 103 tersangka yang sudah dilimpahkan ke pengadilan, 60 persen di antaranya berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Jumlah perkara yang dilimpah ke pengadilan sebanyak 92 berkas dengan jumlah terdakwa 103 orang," ujar Asisten Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta SH MH, didampingi Kasi Penkum, Muspidauan SH MH, saat ekspos penanganan perkara korupsi dalam rangkap Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI)," Jumat, (8/12) lalu di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau.

Dari jumlah sebanyak 103 terdakwa itu, 57 orang adalah ASN, 23 orang wiraswasta, 1 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), 3 orang BUMN, 1 anggota Polri, 6 orang pensiunan ASN, 7 orang aparat pemerintah atau pejabat desa dan 6 orang tenaga honorer. "Dari jumlah tersebut dapat dipersentasikan bahwa 60 persen merupakan ASN," kata Sugeng.

Rakernas Kejaksaan 2017 Sarana Memformulasikan Rumusan Kerja

JAKARTA - Jaksa Agung RI HM.Prasetyo secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan tahun 2017 dengan tema “Meneguhkan Komitmen Penegakan Huku Kejaksaan yang Baik , Benar dan Terpercaya Demi Suksesnya Program Pembangunan Nasional”.

Rakernas yang berlangsung di aula Sasana Adhi Karyya Badan Diklat Kejaksaan ( Badiklat) RI Jakarta, Selasa (12/12) diikuti oleh  Wakil Jaksa Agung ,para Jaksa Agung Muda, Kaban Diklat, para Staf Ahli Jaksa Agung, seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi,para Pejabat eselon II dari lingkungan Kejaksaan Agung dan Badiklat serta sejumlah pejabat eselon III (khusus).

Jaksa Agung dalam pengarahannya menyampaikan bahwa Rakernas Kejaksaan yang diselenggarakan ini merupakan sarana yang mempertemukan jajaran Kejaksaan di seluruh Indonesia agar dapat secara bersama-sama memformulasikan setiap rumusan kerja.

Malam Ramah Tamah Rakernas Kejaksaan Bernuansa Bhineka Tunggal Ika

JAKARTA - Nuansa Bhineka Tunggal Ika mewarnai malam ramah tamah sebelum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan Tahun 2017 yang berlangsung di Hall lapangan Apel Badan Diklat Kejaksaan Ragunan, Jakarta, Senin (11/12) malam."Acara malam ramah tamah ini sangat luar biasa karena mencerminkan Indonesia yang Berbhineka Tunggal Ika,” puji Jaksa Agung, HM Prasetyo.

Acara malam diisi dengan atraksi-atraksi kesenian dari berbagai daerah yang mengajarkan kebersamaan meski berbeda-beda. Apalagi para peserta rakernas seluruhnya juga mengenakan busana adat sesuai penugasan masing-masing di daerahnya.

“Acara malam hari ini dikemas dengan desain berbeda dari sebelumnya. Dengan penonjolan adat di daerah penugasan masing-masing." Praetyo menambahkan, bahwa dengan busana adat mengajarkan pada kita indahnya kebersamaan,dan dapat di manfaatkan untuk bersama-sama menikmati kegembiraan.

Jaksa Agung RI dan China, Bahas Trans National Crime

BEIJING - Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo dan Jaksa Agung China Cao Jianming mengadakan pertemuan bilateral di Kantor Kejaksaan Agung China, Beijing,Kamis  (7/12).

Dalam pertemuan tersebut, Jaksa Agung RI didampingi Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen Dr. Jan S. Maringka, JAM Datun Loeke Larasati,SH, MH, Karo Hukum Darmawel, SH, MH dan Asisten Khusus Jaksa Agung Dr. Asep Mulyana. Sementara Jaksa Agung China didampingi Deputy Prosecutor General of The Supreme People's Procuratorate of P.R. China dan beberapa Director, Deputy Director dan Deputy Division.

“Jaksa Agung China merasa senang dan ini merupakan suatu kehormatan mendapatkan kunjungan Jaksa Agung H.M. Prasetyo yang bukan hanya merupakan sahabat lama saja, tetapi juga merupakan sahabat baik yang sangat akrab, sebagai cerminan begitu akrabnya hubungan Pemerintah China dan Indonesia,” terang Kapuspenkum M.Rum dalam rilisnya.

Kejagung Ringkus DPO Kasus P2SEM

Jakarta – Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap buronan yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), dengan terpidana dr. Bagoes Soetjipto Soelyodikoesomo S.PjP.

“Terpidana ditangkap pada hari minggu tanggal 26 November 2017, jam 22 40 WM, di D 14 -10 Apartment Nusa Perdana Taman Nusa Perintis 3 Gelang Patah Johro Bahru Malausia," kata Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Jan S. Marinka, di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (29/11)

Dijelaskannya, terpidana ini merupakan pelaku Tindak Pidana Korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Propinsi Jawa Timur tahun anggaran 2008, dengan plafon anggaran Rp.277.000.000.000.

"DPO ini statusnya sebagai terpidana maupun tersangka dibeberapa wilayah hukum Jawa Timur," ungkapnya.

Halaman 2 dari 24