Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Thursday, Nov 23rd

Last update11:58:11 AM GMT

You are here

 

Lintas Kejati/Kejari

Kejati NTT Terima Hibah Barang Rampasan Negara

KUPANG - Penyerahan Barang Rampasan Negara, dengan mekanisme hibah, pemanfaatan, maupun penetapan status penggunaan, merupakan bagian dari fase akhir pemulihan aset, yaitu  pengembalian aset yang berasal dari tindak pidana. Kegiatan ini merupakan proses aktual dari pelaksanaan kewenangan eksekutorial yang diberikan oleh Undang-Undang kepada Kejaksaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa Agung RI, HM Prasetyo dalam sambutannya saat menyerahkan aset sitaan dari terpidana tindak pidana korupsi Bekak Kolimon dan Buyung Abdul Munaf Rosna (Jumat 7/7). Acara yang berlangsung di halaman Kejati NTT ini dihadiri oleh Jaksa Agung, JAM Pidsus Arminsyah, Kepala Pusat Pemulihan Aset (PPA) Loeke Larasati serta para pejabat dan pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi NTT.

Permasalahan pengurusan benda sitaan dan barang rampasan, menurut Prasetyo, menjadi masalah yang kompleks. Hal tersebut melatarbelakangi terbitnya Peraturan Jaksa Agung RI pada bulan Mei 2017. Perja RI No: PER-002/A/JA/05/2017 tentang Pelelangan dan Penjualan Langsung Benda Sitaan atau Barang Rampasan Negara atau Barang Sita Eksekusi.

 

Penyerahan Barang Rampasan

KUPANG - Jaksa Agung RI, HM Parasetyo menyerahkan empat unit mobil aset negara diperoleh dari tindak pidana korupsi, kepada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur diwakili oleh Kajati NTT, Dr Sunarta, SH, MH. Keempat mobil tersebut akan digunakan untuk menambah sarana transportasi untuk peningkatan kinerja Kejati NTT.

Acara serah terima barang milik negara itu disaksikan oleh Kepala Pusat Pemulian Aset pada Kejaksaan Agung RI, Loeke Larasati A dan Wakajati  NTT, Rusdihadi Teguh P, SH, MH. Acara yang berlangsung di halaman kantor itu dihadiri oleh JAM Pidsus, Ketua DPRD, Wakapolda NTT serta pejabat forkompinda lain.

Aset negara tersebut diperoleh dari terpinana an Bekak Kolimon, ST, MT yang telah memperoleh keputusan hukum tetap sesuai putusan MA No: 1801/K/Pid.Sus/2015 tanggal 14 September 2015. Dalam putusan tersebut disebutkan bahwa 1 unit mobil Toyota Kijang Innova tipe G Diesel an terpidana dan satu mobil Daihatsu Terios an Novalina Dwisari dirampas oleh negara.

Jaksa Agung Resmikan Mushola Kejati NTT

KUPANG - Berdirinya Mushola Al A'raf Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) adalah sesuatu hal yang sangat diimpikan oleh seluruh pegawai Kejati NTT, khususnya yang beragama Islam. Sebelumnya untuk beribadah kami masih menggunakan salah satu ruangan kantor sebagai Mushola.

Demikian diungkapkan Kepala Kejati NTT, Dr Sunarta, Jumat (7/7) sebelum penanda tanganan prasasti Mushola Al A'raf oleh Jaksa Agung RI, M Prasetyo. Sunarta juga menerangkan bahwa pembangunan mushola ini dilakukan secara 'swadaya kebhinekaan'.

"Karena diketuai oleh Asintel dan dibantu seluruh pegawai Kejati NTT baik yang Islam, Kristen, Hindu maupun Budha."

Sambut HBA ke-57, Kejati Jateng Gelar Bazar Murah

SEMARANG - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menggelar Bazar Murah di area Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Rabu (21/6).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Hari Bhakti Adyaksa ke 57 di tahun ini. Berbagai macam kebutuhan pokok dan kebutuhan lebaran digelar untuk masyarakat sekitar.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Sulijati mengatakan pihaknya menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Bulog dalam kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut Sulijati yang telah dipromosika sebagai Kapuslitbang Kejaksaan Agung RI, Bazar digelar untuk kebutuhan lebaran bagi segenap pegawai Kejati dan masyarakat sekitar.

Tersangka Kasus Proyek Tambak Garam Ditahan Kejati NTT

KUPANG - Satu lagi tersangka kasus proyek pembangunan tambak garam di Kabupaten Sabu Raijua, ditahan penyidik Kejati NTT. Sehingga sudah tiga tersangka yang ditahan.

Hendrik Jhon Wengi kuasa Direktur Surya Mekar Jaya akhirnya ditahan pada, Senin (4/6) sore setelah diperiksa lima jam. Hendrik menyusul Kadis Perindag, Lewi Tandirura dan Nicodemus R. Tari selaku Sekretaris Disperindag Kabupaten Sabu Raijua.

Sebelum ditahan, tersangka diperiksa oleh penyidik sejak pukul 13:00 hingga pukul 17:00. Usai pemeriksaan tersangka langsung digiring menuju Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Kupang untuk menjalani masa tahanan selama 20 hari.

Kajati NTT, DR. Sunarta kepada wartawan di Kantor Kejati NTT membenarkan adanya penahanan terhadap tersangka Hendrik Jhon Wengi selaku kuasa direktur PT. Surya Mekar Jaya yang mengerjakan proyek tambak garam di Kabupaten Sarai tahun anggaran 2016 senilai Rp 2, 99 miliar.

Kejati NTT Akan Adakan Operasi Katarak Massal Gratis

KUPANG - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur akan mengadakan kegiatan operasi katarak massal dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 57 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke 17.
Menurut rencana kegiatan ini akan dilakukan di instalasi kesehatan Kejati NTT."Kegiatan ini adalah program rutin IAD Pusat Kejagung RI setiap tahunnya. Dan tahun ini IAD Pusat menggandeng kami di Kejati NTT," tutur Kajati NTT, Dr Sunarta, SH, MH.

Nantinya, tambah Sunarta, akan melibatkan 10 dokter dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) dan didukung dokter mata RS Siloam, Kupang.

Acara akan dilaksanakan pada tanggal 8 dan 9 Juli 2017 mendatang dan akan dihadiri oleh Jaksa Agung RI dan Ketua Umum IAD Pusat.
"Kegiatan ini sepenuhnya tidak dipungut bayaran. Dan kami rencanakan akan mengoperasi 200 pasien.

Halaman 9 dari 21