Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Thursday, Nov 23rd

Last update11:58:11 AM GMT

You are here

 

Lintas Kejati/Kejari

Indonesia Mencegah oleh Datun Kejaksaan RI

JAKARTA - Akhirnya buku INDONESIA MENCEGAH (Upaya Pencegahan Korupsi Oleh Kejaksaan Bidang Perdata Dan Tun) resmi beredar di toko-toko buku Gramedia. Buku yang ditulis oleh Dr (HC) Bambang Setyo Wahyudi dan diterbitkan Bhuana Ilmu Populer (BPI / Kelompok Gramedia) ini memberikan warna berbeda tentang Upaya Pemberantasan Korupsi.

Selama ini kita mengenal pemberantasan adalah dengan memidanakan pelaku, padahal ada Upaya Pencegahan yang telah dilakukan oleh Kejaksaan Bidang Perdata dan TUN telah menghasilkan prestasi yang luar biasa. "Melalui pertimbangan Hukum yang diberikan diharapkan dapat mencegah pejabat pengambil keputusan baik di lingkungan pemerintahan maupun korporasi (BUMN/BUMD) melakukan kesalahan dan menjauhi perilaku korup," jelas penulis yang juga Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan TUN (Jamdatun).

Jaksa Agung Buka POR-HBA ke-57

JAKARTA - Kejaksaan Agung menggelar Upacara Pembukaan Pekan Olahraga (POR) dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-57 dengan tema “Olahraga, Badan Sehat, Tingkatkan Kinerja Untuk Negeri’’ berlangsung di Lapangan Apel Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (10/7).

Jaksa Agung didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Jaksa Agung, Dr.Bambang Waluyo, Ketua panitia Dr.Arminsyah, Sesjampidsus Sudung Situmorang, dan Ketua Forwaka (Forum Wartawan Kejaksaan Agung) Zamzam. Jaksa Agung mengatakan, Tema Olahraga, Badan Sehat, meningkatkan Kinerja untuk Negeri kita anggap cukup terpadu guna memaknai Peradaban baru di olahraga sebagai salah satu upaya untuk memupuk semangat dan raih prestasi untuk meningkatkan kinerja Koerps Adhyaksa dan tugas tugas menegakkan supremasi hukum di negeri ini.

Melayani Dengan Kasih dan Hati

KUPANG - Bhakti sosial operasi katarak gratis yang dilaksanakan IAD Pusat Kejagung RI bersama IAD Wilayah NTT berlangsung sukses. Seluruh operasi yang dilaksanakan tim dokter mata gabungan, membuahkan hasil positif. Semua pasien yang ikut operasi akhirnya bisa melihat keindahan dunia dengan sempurna.

Demikian disampaikan oleh Kajati NTT, Dr Sunarta selaku penyelenggara, Minggu (9/7) di Aula Kejati NTT. Menurut Sunarta, ada yang mengharukan manakala ada seorang pasien yang sejak lahir di kedua matanya menderita katarak. Dan setelah 18 tahun hidup dalam keburaman, sejak kemarin dia telah mampu melihat Indahnya dunia dengan jelas.

Jaksa Agung M Prasetyo menuturkan bahwa kegiatan operasi katarak gratis ini adalah bagian dari rangkaian bhakti sosial yang dilakukan Kejaksaan RI dengan semangat 'melayani dengan hati dan melayani dengan kasih.'

Khitan Massal Sambut HBA 2017

JAKARTA –Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-17, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) dan menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke 57 tahun, para istri Jaksa yang tergabung dalam IAD menggelar khitanan massal gratis di gedung Andrawina Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, Sabtu (8/7).

Acara khitanan massal yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB di buka oleh Plt Wakil Jaksa Agung, Bambang Waluyo yang mewakili Jaksa Agung, HM Prasetyo yang saat bersamaan juga menghadiri Bhakti Sosial Operasi Katarak di Kejaksaaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

Dalam  sambutannya, Bambang Waluyo sangat mengapresiasi kegiatan Bhakti Sosial berupa khitanan massal yang diprakarsai para istri Jaksa yang tergabung dalam Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD). Hal senada juga dikemukakan Sesjampidsus, Sudung Situmorang saat mendampingi Bambang Waluyo meninjau lokasi acara khitanan massal tersebut.

Kejaksaan di Daerah Pemekaran, Terkendala Moratorium

KUPANG - Jaksa Agung RI, HM Prasetyo, merasa sangat senang bisa kembali ke kantor yang dulu pernah menjadi tempatnya bertugas sebagai Kajati. Prasetyo pernah menjadi saksi teramputasinya Timor Timur dari bumi pertiwi. Hal itu diungkapkan Jaksa Agung di depan para awak media yang bertugas meliput di Kejaksaan Tinggi NTT, hari ini (8/7).

“Kami datang kemari dalam rangka kunjungan kerja yang sudah lama direncanakan. Saya didampingi JAM Pidsus Arminsyah, juga ada ibu-ibu yang tergabung dalam IAD yang menyelenggarakan bakti sosial ini,” jelas Prasetyo.

Prasetyo mengenang 17 tahun lalu kala dia bertugas menjadi Kajati, saat itu keadaan NTT belum seperti sekarang yang sudah mengalami banyak kemajuan. Kejaksaan melakukan misi kemanusiaan dalam rangka HBA 2017, banyak hal yang akan dan ingin dilakukan oleh Kejaksaan.

“Contohnya, hari ini ada beberapa kegiatan. Tidak hanya di Kupang ini, di Kejaksaan Agung, ada  sunatan massal yang diikuti oleh 300 anak dari kalangan marjinal. Falsafah kami, sedikit memberikan kebahagiaan pada mereka, tidak akan mengurangi apa yang kami miliki,” ucap Prasetyo.

Bakti Sosial Operasi Katarak

KUPANG - Hari Sabtu yang biasa lengang di kantor Kejati NTT, Sabtu (8/7) mendadak dipenuhi massa sejak pagi. Halaman Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT) ramai oleh ratusan orang terdiri dari Dokter Mata dan petugas pendaftaran pasien sibuk melayani pendaftaran.

Di ruang operasi, belasan dokter tengah bekerja mengoperasi para pasien penderita katarak. Aula Kejati NTT disulap menjadi ruang operasi, pemulihan pasien dan ruang dokter layaknya sebuah Rumah Sakit Mata.

Kegiatan Bhakti Sosial operasi.katarak gratis ini dilaksanakan oleh Ikatan Adhyaksa Dharma Karini (IAD) Pusat Kejaksaan Agung dan IAD Wilayah NTT. IAD menggandeng Perdami, RS Siloam, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan Prov NTT dan RS Wira Sakti Kupang.

Peserta operasi sebanyak 260 orang dari berbagai wilayah Kota Kupang, Rote, Kab Kupang, Soe, Kefamanano, Atambua, Malaka, TTS, TTU. Salah satu pasien yang selesai di operasi Barnabas (78) datang bersama putri ketiganya, Rin. Peserta operasi ini datang  dari Desa Uinlasi, Kecamatan Nunkolo, Kab Soe, NTT. Mereka sudah 1 minggu tinggal di asrama tentara Kupang demi ikut operasi katarak gratis ini.

Halaman 8 dari 21