Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Thursday, Nov 23rd

Last update11:58:11 AM GMT

You are here

 

Lintas Kejati/Kejari

Jaksa Agung Lantik 316 Jaksa Baru

JAKARTA-Jaksa Agung RI HM.Prasetyo secara resmi melantik dan mengambil sumpah sebanyak 316 Jaksa baru di lapangan apel Badan Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta, Senin (11/9) petang.

Selama kurang lebih enam bulan  peserta PPPJ (Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa) Angkatan LXXIV Gelombang I Tahun 2017 telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses pembelajaran hingga berujung pada pelantikan di Badan Diklat Kejaksaan ini.

Badan Diklat Kejaksaan RI selaku penyelenggara Diklat PPPJ patut di berikan apresiasi dan penghargaan  dalam melaksanakan tugas dan kepenyelenggaraan Diklat PPPJ dengan baik.

Pembekalan Jaksa Agung Untuk 318 Calon Jaksa

JAKARTA - Jaksa Agung RI HM.Prasetyo di dampingi Plt.Kepala Badan Diklat Kejaksaan Muhammad Yusni menyampaiakan Ceramah dengan tema 'Peran Strategis Kejaksaan Dalam Mewujudkan Sinergitas Penegakan Hukum di Indonesia' dihadapan 318 siswa PPPJ (Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa) Angkatan 74 Gelombang I yang berlangsung di Aula Adhi Sasana Karya Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta, Selasa (5/9).

Jaksa Agung RI HM.Prasetyo dalam ceramahnya menyampaikan bahwa sebagai Jaksa Muda (per-11 September 2017) akan mengawali langkah baru dalam perjalanan karier di Kejaksaan.

Kejaksaan RI dan Singapura Jalin MoU Masalah Hukum

BALI - Kejaksaan RI dan Kejaksaan Singapura telah sepakat untuk bekerjasama seperti yang tertuang dalam nota kesepakatan yang telah ditanda tangani di Bali, Selasa (29/8). Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejaksaan RI, M Rum mengungkapkan Jaksa Agung RI, M Prasetyo dan Jaksa Agung Singapura, Lucian Wong telah menandatangani nota kesepahaman tentang kerjasama tersebut.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Kejaksaan RI dan Kejaksaan Singapura, sekaligus sebagai bukti bahwa antar kedua negara memiliki ikatan persahabatan yang kuat dan erat,” ujar Rum kepada wartawan melalui telepon, Selasa (29/8).

Fatwa soal Eksekusi Mati, MA Kembalikan ke Kejagung

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) telah menjawab permintaan fatwa dari Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tak memberikan batas waktu pengajuan grasi. Grasi ini menjadi patokan Kejagung dalam mengeksekusi hukuman mati.

Sebelum adanya putusan MK Nomor 1087/PUU-XIII/2015, pengajuan grasi dibatasi satu tahun setelah keputusan tetap. Namun setelah adanya putusan MK tersebut, pelaksanaan eksekusi mati menjadi tidak pasti.

Suasana Haru Warnai Pamitan Jamdatun

JAKARTA - Suasana haru mewarnai acara pamitan Dr. H.C. Bambang Setyo Wahyudi, S.H, M.M. selaku Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Senin (28/8) di Sasana Dharma Pradata (Datun), Kejaksaan Agung RI.

Acara yang dihadiri oleh seluruh karyawan bidang Datun, juga terlihat Kajati NTT, Dr Sunarta, Kajati DIY, Sri Harjati, dan Kajati Banten, Agus Djaya. Sosok Jamdatun di mata anak buahnya adalah sosok Bapak yang mengayomi, rendah hati serta tak alergi akan masukan, membuat warga Datun Kejaksaan RI merasa kehilangan.

Jaksa Agung: 'Selesaikan Semua Perkara Korupsi'

JAKARTA - Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pidana Khusus Kejaksaan RI tengah fokus pada Program Zero Outstanding atau penyelesaikan semua perkara perkara korupsi yang sedang ditangani Kejaksaan RI selama ini. Prasetyo berharap, program zero outstanding mengedepankan personalitas, profesionalitas dan proporsionalitas sehingga terhindar dari penyimpangan dan kerawanan.

“Inventarisir seluruh kendala dan tantangan Bidang Pidana Khusus, baik bersifat yuridis, teknis maupun non teknis,” ujar Prasetyo usai membuka Rakernis bidang Pidsus di Gedung Bundar. Prasetyo berharap Bidang Pidana Khusus dapat bekerja dengan cerdas, tuntas dan bermartabat. “Bekerja penuh integritas, ikhlas, jujur dan tulus,” ujarnya.

Halaman 5 dari 21