Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Friday, Nov 24th

Last update09:00:37 AM GMT

You are here

 

Lintas Kejati/Kejari

Cegah Penangkapan Ikan Ilegal, Satgas 115 Gandeng Badiklat Kejaksaan

JAKARTA - Kepala Badan Diklat (Kaban Dikkat) Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi di dampingi Sekretaris Badiklat, Abdul Kadirun dan sejumlah pejabat eselon III  menerima kunjungan dari Satgas 115 (Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal) di ruang rapat Kaban Diklat, Jakarta, Kamis (23/11).

Kaban Diklat berkesempatan memaparkan fungsi dan sarana Badan Diklat Kejaksaan RI baik yang di Ragunan maupun yang di Adhyaksa Loka Ceger. "Kita sudah standar LAN  (Lembaga Administrasi Negara) dan juga sudah terakreditasi A dari LAN, " ucap Untung.

Kunjungan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal ke Badan Diklat Kejaksaan dalam rangka pengajuan Kerjasama Penyelenggaraan Diklat Penanganan Tindak Pidana Perikanan dan Tindak Pidana Lain Terkait Perikanan.

Kejati Riau Tahan Satu Tersangka Korupsi 'Tugu Antikorupsi

PEKANBARU - Kasus korupsi Tugu Antikorupsi di ruang terbuka hijau (RTH) Pekanbaru memasuki tahap baru setelah satu dari 18 tersangka ditahan pihak Kejati Riau.

Tersangka yang ditahan yaitu dari pihak swasta, Rinaldi Mughni sebagai dari konsultan proyek tersebut. Penahanan dilakukan, Senin (20/11) usai menjalani pemeriksaan dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. "Usai pemeriksaan di penyidik tersangka RM langsung kita tahan. Sebelum ditahan kita lakukan juga cek kesehatan dan dinyatakan tersangka sehat," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta.

Penahanan ini dilakukan atas pertimbangan subjektif yaitu tersangka dapat mengganggu jalannya penyidikan apabila tidak dilakukan penahanan. Atau juga tersangka bisa menghilangkan barang bukti. "Sesuai KUHAP tersangka dapat dilakukan penahanan selama empat bulan. Karena terhadap tersangka ini diancam pidana antara minimal satu tahun dan maksimal 20 tahun. Maka sesuai dengan ketentuan pasal 29 KUHAP dia dapat diperpanjang penahanannya sampai empat bulan," kata Sugeng.

Pelantikan Kepala Badan Diklat

JAKARTA - Kepala Badan (Kaban) Diklat Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi usai dilantik oleh Jaksa Agung memulai aktifitasnya sebagai Kepala Badan Diklat.

Di hari pertama masuk kerja, Untung langsung menggelar pertemuan dan silaturahmi dengan para pejabat struktural, jaksa fungsional dan para pegawai di Badan Diklat Kejaksaan RI  Ragunan, Jakarta, Kamis (16/11).

Kaban Diklat dalam pertemuan perdananya itu mengajak semua pegawai Badan Diklat untuk bekerja sama-sama,sebagai tempat kawah candradimuka tentu harus menghasilkan kader-kader adhyaksa yang profesional. "Dan itu harus dimulai dari kita (pegawai Badiklat-red) sebagai pusat kawah candradimuka. Mari kita bekerjasama, insyaallah dengan bekerja bersama yang berat akan terasa ringan."

Wakil Jaksa Agung Dilantik Bersama Beberapa JAM

JAKARTA - Setelah cukup lama tak memiliki pejabat definitif, beberapa posisi penting di Kejaksaan Agung RI resmi terisi setelah Jaksa Agung Muhammad Prasetyo melantik Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda (JAM), dan Kepala Badan Diklat, di Gedung Sasana Pradana Kejagung, Jakarta, Rabu (15/11).

Mereka yang dilantik adalah Arminsyah sebagai Wakil Jaksa Agung; Adi Toegarisman sebagai Jaksa Agung Muda (JAM) Pidsus, dan Jan S Marinka sebagai JAM Intel.

Jaksa Agung juga melantik Yusni sebagai JAM Pengawasan, serta Loeke Larasati Agoestina sebagai JAM Datun. Sementara itu, Setia Untung Arimuladi dilantik sebagai Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI. Adapun, tiga Staf Ahli Jaksa Agung yang dilantik yakni Agus Riswanto untuk bidang Intelijen, Sudung Situmorang untuk bidang Tindak Pidana Khusus, serta Feri Wibisono untuk bidang Pembinaan.

Jaksa Agung Lantik 262 Jaksa Baru

JAKARTA - Di tengah guyuran hujan Jaksa Agung RI HM.Prasetyo melantik dan mengambil sumpah Jaksa baru sekaligus menutup Diklat Pembentukan Jaksa (PPPJ) gelombang II angkatan 74 tahun 2017 yang berlangsung di lapangan apel Badan Diklat Kejaksaan RI,Ragunan, Jakarta, Senin (13/11) sore.

Meski dalam suasana hujan cukup deras, pelantikan dan sumpah jaksa baru tetap berjalan dalam nuansa antusias dan khidmat.

"Saudara-saudara akan dikirim, bertugas dan ditempatkan  di daerah-daerah yang memang masih memerlukan tambahan tenaga untuk   mengawali perjalanan karier saudara. Disana ladang pengabdian menjadi ujung tombak Kejaksaan di bidang penyidikan, penuntutan dan tugas-tugas lainnya di bidang ketertiban umum, perdata dan tata usaha negara akan banyak dihadapi dan dapat dilakukan,” kata jaksa Agung saat menyampaikan amanatnya

Peluncuran Buku 'Hukum dan Perlindungan Korban TPPO'

JAKARTA - Badan Diklat Kejaksaan RI bersama Jaksa Agung Muda Pidana Umum dan IOM (International Organisation For Migrantion) Indonesia menggelar acara peluncuran Buku 'Pedoman Penegakan Hukum dan Perlindungan Korban dalam Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang'.\

Penyerahan buku secara simbolis diberikan kepada perwakilan peserta Diklat Pembentukan Jaksa (PPPJ) angkatan 74 gelombang II tahun 2017.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum Dr.Norokhmad, plt Kaban Diklat Muhammat Yusni, Ketua Misi IOM Mr.Mark Gethell dan Australia Attorny General Departement (Perwakilan Kejaksaan Agung Australia)  Ms.Celia Maunder,berlangsung di Aula Sasana Adhi Karrya Badan Diklat Kejaksaan RI Jakarta, Kamis (9/11).

Halaman 1 dari 22