Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Thursday, Nov 23rd

Last update11:58:11 AM GMT

You are here

 

Laporan Khusus

Kisah Para Nenek Yang Dipidanakan Karena Kakao Sampai Batang Kayu

Usia mereka sudah senja namun masih saja dibawa menjadi pesakitan di meja hijau.

‘Mengambil’ di lahan sendiri dikategorikan mencuri bahkan seperti yang terlihat dalam kasus nenek Asyan, sesungguhnyai tidak dapat dikategorikan sebagai illegal logging. Mestinya harus bisa melihat ini bukanlah pencurian kayu secara besar-besaran yang merugikan negara secara besar hingga dijerat dengan UU Illegal Logging.

Beberapa waktu silam saat kasus nenek Minah atau mbok Minah me’nasional’ dan melahirkan kesepakatan antar penegak hukum untuk menggunakan ‘nurani’ dalam menyelesaikan kasus serupa. Namun kenapa kasus demi kasus terus berulang? Penyelesaian melalui restorative justice, yakni penyelesaian yang tidak berfokus pada hukuman penjara, melainkan perbaikan atau pemulihan perilaku terdakwa juga semakin samar untuk diterapkan.

Jenazah Marwan Effendy Dikebumikan

Sekitar pukul 07.15 WIB, Rabu (11/3) jenazah mantan Jampidsus dan Jamwas Kejagung RI diberangkatkan dari Masjid Baitul-Adli, Kejaksaan Agung RI, jalan Sultan Hasanuddin No.1 Jakarta Selatan.

Jampidsus : 'Alm Marwan Effendy Sosok Peduli Hukum, Pendidikan, Masyarakat dan Bangsa'

Kepergian sosok Marwan Effendy meninggalkan duka yang mendalam di hati banyak pihak. Salah satunya Widyopramono, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampudsus) Kejagung RI.

Kepada PROSEKUTOR, Selasa (10/3) malam, mantan Kajati Jawa Tengah ini menyebut sosok almarhum sebagai 'Sunan Marwan Effendy'.

Marwan Effendy, Mantan Jampidsus dan Jamwas Tutup Usia

Sekitar pukul 02.15 WIB dini hari tadi, Majalah PROSEKUTOR mendapat pesan singkat dari Sunarta SH,MH, Koordinator pada Jampidum Kejagung RI yang juga Pemimpin Redaksi Majalah ini, bahwa Marwan Effendy tutup usia di Kuala Lumpur, Malaysia.

Jambin : “Sudah Selayaknya Tunjangan Jaksa Itu Sama Dengan KPK dan Sejajar Dengan Hakim”

Revisi Undang Undang Kejaksaan bisa jadi akan menentukan pula tingkat kesejahteraan pegawai Kejaksaan RI. Karena problematika utama bila sudah menyangkut besar-kecilnya kesejahteraan adalah karena pegawai Kejaksaan itu adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai UU No.5 Tahun 2014.

Demikian diungkapkan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kepada PROSEKUTOR, di ruang kerjanya Kamis (29/1) lalu.”Karena Jaksa adalah PNS, maka hak-haknya seperti gaji dan lain-lain …ya seperti PNS pada umumnya.”

Bambang Guritno Tertangkap

bwBuronan paling dicari oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Bambang Guritno, hari ini, Jumat (25/4) sekitar pukul 16.00 WIB telah ditangkap. Dr. Bambang Guritno yang juga mantan Bupati Semarang tertangkap di Yogyakarta. Saat ini dalam proses administrasi dan akan dibawa ke Semarang untuk dieksekusi ke Lapas Kedungpane Semarang.

Halaman 5 dari 6