Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Tuesday, Jan 16th

Last update12:41:37 PM GMT

You are here

 

 

 

 

Lintas Kejati/Kejari

Suasana Haru Warnai Pamitan Jamdatun

JAKARTA - Suasana haru mewarnai acara pamitan Dr. H.C. Bambang Setyo Wahyudi, S.H, M.M. selaku Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Senin (28/8) di Sasana Dharma Pradata (Datun), Kejaksaan Agung RI.

Acara yang dihadiri oleh seluruh karyawan bidang Datun, juga terlihat Kajati NTT, Dr Sunarta, Kajati DIY, Sri Harjati, dan Kajati Banten, Agus Djaya. Sosok Jamdatun di mata anak buahnya adalah sosok Bapak yang mengayomi, rendah hati serta tak alergi akan masukan, membuat warga Datun Kejaksaan RI merasa kehilangan.

Jaksa Agung: 'Selesaikan Semua Perkara Korupsi'

JAKARTA - Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pidana Khusus Kejaksaan RI tengah fokus pada Program Zero Outstanding atau penyelesaikan semua perkara perkara korupsi yang sedang ditangani Kejaksaan RI selama ini. Prasetyo berharap, program zero outstanding mengedepankan personalitas, profesionalitas dan proporsionalitas sehingga terhindar dari penyimpangan dan kerawanan.

“Inventarisir seluruh kendala dan tantangan Bidang Pidana Khusus, baik bersifat yuridis, teknis maupun non teknis,” ujar Prasetyo usai membuka Rakernis bidang Pidsus di Gedung Bundar. Prasetyo berharap Bidang Pidana Khusus dapat bekerja dengan cerdas, tuntas dan bermartabat. “Bekerja penuh integritas, ikhlas, jujur dan tulus,” ujarnya.

Tingkatkan Pelayanan Publik Melalui e-Datun

JAKARTA - Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan salah satu prioritas Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan RI. Guna mempercepat serta memperlancar mekanisme kerja, Bidang Datun Kejaksaan meluncurkan e-Datun. “e- Datun merupakan wujud nyata upaya modernisasi dan transparansi Korps Adhyaksa,” kata Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Bambang Setyo Wahyudi di Jakarta  Senin (21/8).

e-Datun dikembangkan dalam rangka menjawab tantangan untuk mewujudkan penegakan hukum yang ekonomis, efektif dan efisien. Kementerian, lembaga, BUMN, BUMD serta anak perusahaannya yang memerlukan pertimbangan hukum dari Jaksa Pengacara Negara (JPN) tidak perlu datang langsung, melainkan bisa berkonsultasi melalui e-Datun.

Ditahan Karena Selundupkan Pil Koplo Dalam Tahanan

SEMARANG - Dua pengunjung tahanan Pengadilan Negeri (PN) Semarang diamankan oleh tim gabungan pengawal tahanan dari Subnit Satwa Satuan Sabhara Polrestabes Semarang dan Kejari Kota Semarang. Pengunjung tersebut adalah Ardik Agus Nugroho (32) dan Sandi Suwardi (25), keduanya diamankan karena kedapatan mendistribusikan 14 butir narkotika jenis Pil Dextromerthopan (dextro), yang akan diberikan ke tahanan narkotika bernama Satriyo, pada Selasa (15/8).

Petugas Satwa Polrestabes Semarang, Bripka Edy Kusno menjelaskan, kronologi kejadiannya terjadi sekitar pukul 13.00, saat itu Ardik dan Sandi akan memberikan makanan dan minuman kepada Satriyo. Seharusnya saat memberikan barang harus diperiksa petugas, namun Ardik hanya memberikan melalui jeruji besi tahanan, setelah kedapatan tidak melalui petugas, barang itu langsung diperiksa petugas dan ternyata ditemukan dalam bungkusan yang ada dalam rokok Gudang Garam ada 10 pil dextro .

Bidang Datun Kejaksaan Siap Jadi Katalisator Pembangunan

JAKARTA - Tepat sepuluh hari jelang hari kemerdekaan, Kejaksaan Agung melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk memperpanjang nota kesepakatan kerja sama. Nota kesepakatan tersebut merupakan  bentuk komitmen Korps Adhyaksa mendukung pembangunan nasional.

"Permasalahan hukum Perdata dan TUN kerap menjadi batu sandungan yang memperlambat pembangunan. Untuk itu Jaksa Pengacara Negara dengan fungsi pertimbangan hukum yang dimilikinya hadir sebagai katalisator," kata Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Bambang Setyo Wahyudi di Kejaksaan Agung, Jakarta (7/8).

Presiden telah memerintahkan Jaksa Agung untuk memberikan pertimbangan hukum guna mempercepat pembangunan nasional. Dalam Ortaker Kejaksaan disebutkan bahwa pertimbangan hukum merupakan fungsi yang dimiliki Bidang Datun.

Siapkan Jaksa Profesional, Badiklat Gelar Simulasi Persidangan

JAKARTA - Untuk mempersiapkan tenaga Jaksa fungsional yang memiliki  Integritas Kepribadian dan disiplin serta kemampuan dan ketrampilan dalam menangani perkara pidana dari tahap Penyelidikan sampai eksekusi, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU)dan sekaligus penanganan perkara Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Sebagai jawabannya Badan Diklat Kejaksaan RI selaku Penyelenggara Pembentukan Jaksa menggelar Latihan Persidangan (Simulasi Persidangan) yang di ikuti oleh seluruh peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) angktan 74 gelombang I kelas I hingga Kelas VIII tahun 2017 sebanyak 318 peserta.

Kegiatan ini merupakan salah satu Praktikum PPPJ untuk mengaplikasikan hasil pembelajaran selama mengikuti Diklat Pembentukan Jaksa. Simulasi Persidangan ini digelar di Ruang Simulasi Sidang yang berada di Gedung Satya (eks Litbang) dan Gedung Timbangan (eks Dahlia) Badan Diklat Kejaksaan, Senin (7/8).

Halaman 8 dari 24