Majalah Prosekutor Online

Suluh Hukum Masyarakat

Saturday, Nov 18th

Last update08:17:21 AM GMT

You are here

 

Gugatan KSP Intidana vs Bank Mandiri

Surel Cetak PDF

SEMARANG - Berbeda dari sidang-sidang sebelumnya yang lebih banyak diwarnai aksi unjuk rasa. Sidang beragendakan replik atas perkara gugatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana melawan Bank Mandiri, yang menahan uang anggota mencapai Rp 27 miliar terlihat senyap tanpa aksi, namun selama proses sidang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Semarang tampak ruang sidang dipenuhi oleh anggota KSP Intidana, pada Kamis (4/5).

Dalam replik tersebut dibacakan oleh Kuasa Hukum KSP Intidana, Aris Soetiono didampingi Ketua KSP Intidana, Budiman Gandi. Adapun isi replik tersebut meliputi dalam pokok perkara, menyatakan bahwa penggugat tetap berpegang pada dalil-dalil gugatan dan tuntutan. Pihaknya juga membantah dan menolak dalil-dalil jawaban para tergugat dalam pokok perkara, kecuali yang diakui secara tegas oleh para penggugat sebagai kebenaran dalam perkara tersebut.

Aris mengatakan, setelah mencermati dalil-dalil jawaban para tergugat, pihaknya menyimpulkan para tergugat berpendapat masih terdapat sengketa internal mengenai kepengurusan KSP Intidana, sehingga para tergugat bersikap untuk menunggu adanya putusan hukum yang tetap mengenai siapa kepengurusan yang sah.

Namun demikian, lanjut Aris, dalil tergugat tersebut tidak benar. Meskipun KSP Intidana pernah menghadapi proses PKPU, namun terkait hal-hal yang berhubungan  dengan legalitas dan operasional koperasi, tetap berlaku ketentuan-ketentuan dalam Undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. Aris juga menegaskan, tergugat tidak dapat mengintervensi dan melakukan penilaian tentang pihak mana yang secara legalitas berhak mengelola KSP Intidana, namun harus tunduk dan menyerahkan persoalan ini kepada institusi yang berwenang.

“Terkait kepengurusan KSP Intidana versi Handoko jelas sudah tidak dapat diharapkan lagi untuk menjalankan putusan PKPU, karena Handoko sudah divonis dan berkekuatan hukum tetap,"kata Aris dihadapan majelis hakim yang dipimpin Zaenal Arifin. Usai sidang Ketua KSP Intidana, Budiman Gandi menyatakan, terkait kepengurusan KSP Intidana saat ini sudah dipilih oleh anggota secara langsung. Ia juga mengatakan, Handoko sudah divonis Mahkamah Agung (MA) dengan pidana selama 4 tahun.

Selain itu, Heni Arcyanthi dan Michael Handoko Adhi Pribadi (Bendahara dan Sekretaris) di kepemimpinan Handoko yang ditunjuk tanpa rapat anggota, sudah menyatakan mengundurkan diri dari KSP Intidana. Menurutnya, kepengurusan Intidana yang sekarang sudah final dan terdaftar di Kementerian Koperasi, bahkan sudah memiliki nomor induk sertifikat koperasi.

“Kami menyesalkan Bank Mandiri yang terus mengindahkan keabsahan yang kami miliki. kalau homologasi sudah berjalan dan sudah maju setengah tahun,”katanya.
Mendengar replik tersebut saat ditanya majelis hakim di persidangan, Perwakilan Legal Bank Mandiri Kanwil Semarang, Agus Joko memastikan akan menanggapinya melalui duplik pada sidang selanjutnya.nie-MP1

Add comment


Security code
Refresh